Strategi
Pemasaran Dengan Trik Open House
Strategi ini juga menjadi salah satu cara promosi yang dipilih
oleh agen properti dan para developer. Dengan cara ini, konsumen dapat secara
Iangsung mengunjungi contoh bangunan yang sudah ada sebelum mereka memutuskan
untuk membeli produk Anda. Ini juga cara yang cukup efektif dan jitu, karena
menggunakan pepatah, “Tak kenal maka tak sayang.” Dengan cara ini, konsumen
dapat menilai secara langsung produk bermutu atau tidak.
Media layanan promosi ini tidak ada artinya jika Anda tidak
mengenali pangsa pasar yang akan Anda garap dan tuju. Misalnya,jika pasarAnda
adalah properti untuk kelas menengah ke bawah, maka Anda dapat memilih
media promosi dengan menggunakan koran, televisi atau radio. Anda juga dapat
menggunakan media promosi dengan open house.
Analisa pasar adalah identifikasi dan studi tentang pasar untuk
barang ekonomis dan jasa-jasa tertentu. Unsur-unsur analisa pasar dari
penilaian harus secara khusus berhubungan dengan kondisi pasar terhadap
properti yang diteliti. Penelitian harus menunjukkan interaksi antara penawaran
dengan permintaan yang memengaruhi nilai properti yang sudah ada berdasarkan
penggunaan tertentu yang diusulkan pada tempat tertentu pada waktu yang akan
datang.
Apabila kondisi pasar tidak menunjukkan permintaan yang mencakup
terhadap pengembangan yang diusulkan, maka analisa pasar dapat mengidentifikasi
suatu waktu dimana permintaan terhadap proyek itu diperkirakan akan muncul.
Jadi analisa pasar menginformasikan kepada penilai tentang usulan kapan
pengembangan dapat dilakukan dan jumlah permintaan yang diantisipasi pada
periode tertentu. Mengenali pasar dengan baik adalah salah satu cara
meminimalisirkan kerugian dalam menjual properti. Hal yang dilakukan adalah:
·
Mengenali tren properti, baik dari sisi seller’s market ataupun
buyer’s market. Seller’s Market atau biasa disebut rising market atau hot
market, adalah kondisi pasar dimana jumlah pembeli lebih banyak daripada rumah
yang dijual. Harga harga yang cukup tinggi disebabkan oleh penawaran –
penawaran dari beberapa peminat yang menawar dalam waktu yang bersamaan
(kompetisi terjadi). Buyer’s market atau yang disebut Slow Market terjadi
ketika banyak rumah yang dijual, dan pembeli sangat sedikit. Tanda-tandanya
adalah ketika beberapa rumah tidak terjual dalam waktu 6 bulan. Akibatnya,
harga cenderung turun agar bisa terjual. Periode inilah yang waktu yang terbaik
untuk membeli.
·
Tentukan waktu dan prioritas: waktu atau harga! lni adalah yang
terpenting yang harus Anda tentukan sejak awal. Jika Anda pada kondisi harus
menjual rumah Anda dengan cepat (berarti prioritas Anda adalah waktu), Anda
hanya punya 2 pilihan: menurunkan harga atau meringankan cara bayar. Jika Anda
memprioritaskan harga, berarti Anda harus bersedia menunggu dalam waktu yang
cukup lama, mungkin 1 tahun bahkan lebih.
·
Menentukan harga rumah Anda adalah kombinasi antara menganalisa
harga pasar, emotionalappealdan pergerakan pasar. Tentunya Anda ingin memasang
harga wajar, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Untuk menganalisa,
Anda membutuhkan waktu yang cukup untuk memeriksa harga transaksi terakhir di
area rumah Anda. Harga tidak bisa ditentukan oleh harga rumah tetangga, atau
harga rumah Iain di kompleks Anda. Waktu dan prioritas Anda juga memengaruhi
harga rumah Anda.
·
Memasarkan rumah Anda secara efektif adalah Iebih dari sekadar
memasang tanda DIJUAL di depan rumah Anda. Anda harus menggunakan semua
Marketing Tools yang ada, strategi yang efektif untuk mendatangkan sebanyak
mungkin calon pembeli. Memasang tanda “DIJUAL” di titik-titik strategis di area
Anda, menyebar brosur, ber-iklan di koran, majalah Iokal, internet, open house
atau menitipkannya kepada Property Agent. Dengan menunjuk satu Property Agent
yang berpengalaman, tugas Anda untuk memasang iklan, brosur, open house sampai
mengantar calon pembeli sampai tahap negosiasi, Anda bisa terbebas dari
tugas-tugas yang rumit.
·
Kenali tipe pembeli yang cocok untuk rumah Anda: apakah pembeli
yang menggunakan properti yang dia beli untuk dimiliki sendiri atau sebagai
makelar? Kenali keadaan rumah Anda: siap huni atau butuh renovasi. Rumah yang
membutuhkan renovasi sedikit atau renovasi total? Jika rumah Anda membutuhkan
renovasi total, hanya kontraktor dan flipper investor yang akan membeli rumah jenis
ini. Beberapa user buyer mau membeli rumah yang butuh renovasi, tapi mereka
mencari rumah yang membutuhkan sedikit saja renovasi seperti cat dan perbaikan
kecii. Mereka adalah pembeli yang menginginkan rumah yang besar dengan
dana/budget yang tidak mencukupi, atau orang-orang yang mencari untung dengan
melakukan sedikit perbaikan.
Untuk informasi lebih lanjut , buka : www.lohjinawiproperti.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar