Jumat, 02 Desember 2016

7 (TUJUH) STEP MENJADI DEVELOPER PROPERTI


            Untuk menjadi developer properti tentu kita harus mengetahui segala sesuatunya hal-hal di bidang properti mulai dari langkah awal seperti pengecekkan lokasi,harga pajak untuk daerah tersebut,budaya masyarakat sekitar,dan lain sebagainya.
Untuk itu perhatikan 7 Langkah di bawah ini agar anda bias menjadi seorang developer properti :
Langkah ke – 1 : Hunting Lahan
Pengecekkan lahan sangat di perlukan untuk langkah awal karna kita harus mengetahui titik lokasi dimana kita akan membangun properti kita. Lahan yang di maksud adalah lahan yang layak yang akan buat lebih layak lagi . Layak disini maksudnya layak untuk di kembangkan dan layak untuk di pasarkan . lokasi dan  posisi,kondisi,bentuk,status,system pembayaran , merupakan factor dasar untuk menentukan apakah sebuah lahan layak untuk dikembangkan,kenapa ? karena :
a.     Lokasi dan harga dasar akan mempengaruhi segmentasi pasar.
b.     Bentuk lahan akan mempengaruhi efektifitas lahan komersil.
c.      Kondisi lahan akan mempengaruhi modal infrastruktur dan biaya pengembangan.
d.     StatusLahan akan mempengaruhi percpatan proses perijinan yang berakibat biaya.
e.     System pembayaran mempengaruhi besaran modal yang musti di gelontorkan .

Langkah ke – 2 : Kalkulasi Kelayakan
Setelah ketemu lahan , kalkulasikan dulu kelayakanya apakah dapat di kembangkan atau tidak . berapa harga perolehan lahan dan type bangunan seperti apa yang akan kita bangun di atasnya.
Apakah apartemen,pertokoan,perkantoran ataupun perumahan. Berapa index pendapatan yang di harapkan dan yang akan kita dapatkan.
Langkah ke – 3 : Buat perencanaan.
Selanjutnya,buat perencanaan. Kita harus membuat perencanaanya matang-matang agar semuanya dapat tersusun secara rapih. Bagaimana siteplan atau gamber kawasan yang terdiri dari beberapa kapling komersil , berapa besaran fasilitas umum,gambar jalan,lebar jalan,lebar kapling dan sebagainya. Untuk lebih mudahnya,gunakan jasa konsultan perencanaan untuk melakukanya. Selain itu,survei pemasaran untuk melihat persaingan pasar di daerah tersebut. Kita bisa menyamar sebagai konsumen dan menanyakan harga kepada marketing developer dari harga jual ( tentunya beserta diskon ) , spesifikasi,cara pembayaran,pajak-pajak jual beli. Dekati juga para mandor dan kontraktor yang sedang bekerja agar kita dapat mengetahui harga borongan. Siapa tahu kita dapat seorang kontraktor yang dapat di ajak kerjasama. Ketahui titik-titik pesaing dan keunggulan lokasi yang anda rencanakan di bandingkan dengan yang lain. Sampai anda mampu membuat detail kelayakan proyek.
Langkah ke – 4 : Gandeng investor
Jika modal kita untuk proyek development membengkak atau pas-passan , alangkah baiknya jika kita menggandeng seorang investor yang dapat di ajak bekerja sama. Investor tentu tertarik bila pengembalian atas modal yang di tanamkan di proyek berkembang dan menghasilkan laba. Kita bisa menawarkan pola 60:40 , dimana 60% dari keuntungan bersih akan kembali ke investor atau pola-pola lain yang mungkin anda temukan di kemudian hari.
Langkah ke – 5 : Urus perijinan.
Setelah kesepakatan dengan pemilik tanah dan investor di dapatkan , proses perijinan perlu dijalankan . hanya saja perijinan satu daerah dengan daerah yang lain itu berbeda-beda maka dari itu kita harus mempelajari terlebih dahulu tata cara perijinan daerah di tempat atau lahan property kita. Jika masih bingung kita bisa saja menyewa jasa notaries di daerah tersebut.


Langkah ke – 6 : Pemasaran
Setelah perijinan sudah kita dapatkan makan lanjutkan dengan promosi dan penjualan.kita bisa melakukan promosi dengan cara out-door ataupun in-door . bisa dengan memasang iklan di Koran,membuat spanduk,website,pameran,brosur dan lain-lain.
Langkah ke – 7 : Pelaksanaan.

Setelah melewati 6 Langkah di atas,inilah langkah terakhir dan menjadi penentu kesuksesan kita dalam langkah menjadi seorang developer yaitu melaksanakan proyek development.  Cara yang dapat kita lakukan untuk memudahkan ataupun meringankan langkah ini ialah dengan memanfaatkan jasa kontraktor . Daripada kita di repotkan oleh beraneka macam permasalahan proyek lebih baik berbagi pekerjaan dengan pihak kontraktor. Beri mereka kesempatan menjadi subkont di proyek anda. Tentunya kita harus mencermati terlebih dahulu mana kontraktor yang bertanggung jawab,jujur dan berkualitas dan mana kontraktor yang hanya menjual janji demi mengejar keuntungan semata.

Untuk info lebih lanjut..kunjungi : www.lohjinawiproperti.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar